Keamanan Teknologi NFC

NFC telah hampir hadir di setiap smartphone saat ini. Tapi bagi sebagian orang, teknologi itulah yang sering diremehkan. Salah satu alasan utamanya adalah kurangnya pengetahuan. Ada banyak kesalahpahaman tentang NFC. Dalam artikel ini, saya akan menjelaskan tentang keamanan teknologi NFC. Jadi, seberapa amankah teknologi NFC?

Apa itu NFC?

Near Field Communication atau disingkat NFC adalah teknologi serupa seperti Bluetooth dan Wi-Fi yang menggunakan komunikasi radio untuk transfer data. Namun selain transfer data, NFC juga dapat digunakan sebagai metode pembayaran dengan smartphone Anda.

Dan inilah mengapa smartphone sering disebut sebagai e-Wallet. NFC memungkinkan Anda melakukan pembayaran dari smartphone. Anda tidak perlu lagi membawa-bawa dompet.

Keamanan NFC

Namun mengingat maraknya kejahatan dunia maya dan penipuan kartu kredit, pertanyaan pertama yang muncul di benak kita adalah Apakah benar-benar aman untuk melakukan pembayaran menggunakan NFC? Jawabannya adalah Ya, NFC Aman. Dan berikut ini adalah 5 alasan untuk mendukung teknologi NFC.

1. Rentang / Jarak Komunikasi NFC

Uniknya NFC adalah Anda harus membawa dua perangkat yang sangat dekat satu sama lain. Betapa dekat? Secara teori, katanya 10 cm atau kurang, tapi kenyataannya hanya sekitar 4 cm.

Bukankah itu tidak sangat dekat? Dapatkah Anda membayangkan seseorang yang membawa hack tool (seperti NFC Reader) sedekat beberapa cm, tapi tetap saja Anda tidak dapat mencurigainya!

2. Berfungsi Ketika Perangkat Tidak Dikunci

Kita asumsikan bahwa seorang hacker berhasil mendekati Anda dan Anda tidak curiga. Tapi sekali lagi, agar NFC berfungsi, smartphone Anda harus dibuka. Jauh kemungkinannya jika hacker berhasil membuka kunci smartphone Anda tanpa mengambilnya dari Anda.

3. Pembayaran NFC Membutuhkan Elemen Aman

Untuk melakukan pembayaran dengan smartphone yang memiliki fitur NFC, perangkat harus memiliki perangkat keras khusus yang disebut Secure Element atau Elemen Aman. Elemen Aman ini menyimpan detail seperti no akun, tanggal kedaluwarsa dan lainnya.

A secure element is a tamper-resistant platform that can securely host applications and their confidential and cryptographic data in accordance with the rules and security requirements set forth by a set of well-identified trusted authorities.

Secure Element

Elemen Aman tetap terisolasi dari memori utama, sehingga aplikasi telah ditentukan sebelumnya untuk memiliki akses ke sana. Jadi, sekalipun hacker mendapat akses ke smartphone Anda. Sangat sulit untuk mengeluarkan detail keuangan Anda karena dienkripsi dalam elemen aman tersebut.

Baca Juga:  Predator Thronos, Pelopor Kursi Gaming Berteknologi Mutakhir

4. Otentikasi 2 Arah Menggunakan PIN

Untuk melakukan pembayaran menggunakan NFC, membutuhkan aplikasi seperti Google Wallet dan semacamnya. Aplikasi seperti ini memiliki cara otentikasi sendiri. Pertama, Anda harus membuka kuncinya menggunakan kode kunci preset dan kedua untuk melakukan transaksi melebihi batas tertentu (katakanlah 1 juta), Anda harus memasukkan PIN verifikasi yang diberikan kepada Anda saat Anda menginstal aplikasi seperti ini.

5. Smart Tags Dapat Dibuat Read-Only

Keamanan NFC tidak terbatas pada pembayaran mobile. Penggunaan NFC lainnya yang populer adalah dalam Smart Tags (NFC Tags). Yang mungkin membawa kita pada pertanyaan seberapa aman tag NFC?

Secara default, tag NFC rewritable, artinya dapat ditulis ulang. Tetapi Anda dapat membuatnya read-only atau hanya-baca saja. Ini memastikan orang lain tidak bisa mengubah data.

Misalnya, jika Anda ingin tag NFC Anda selalu membuka tautan ke situs web Anda, Anda dapat membuatnya read-only. Sehingga orang lain tidak dapat mengubah informasi yang tertulis di dalamnya.

Kesimpulan

NFC seaman kartu kredit dan debit Anda. Tapi jika seseorang ingin mendapatkan suatu informasi, mereka bisa melakukan dengan berbagai cara untuk mendapatkannya. Satu-satunya hal yang dapat Anda lakukan adalah membuatnya lebih sulit bagi mereka, seperti mengaktifkan fitur Two-Factor Authentication.